Memperingati Hari HAM Sedunia: Demonstrasi Anarkis Tidak Mendapat Simpati

Memperingati Hari HAM Sedunia: Demonstrasi Anarkis Tidak Mendapat Simpati

Jakarta – Aktivis Gerakan Mahasiswa Jakarta, M. Irwan, mengimbau agar aksi damai memperingati Hari HAM Sedunia pada 10 Desember 2025 nanti, dilakukan dengan cara yang terdidik dan bijaksana.


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Ia menyoroti aksi demonstrasi mahasiswa dan pelajar beberapa bulan lalu yang diwarnai tindakan brutal, perusakan fasilitas umum, dan gangguan terhadap pengguna jalan. Demonstrasi yang merugikan masyarakat tersebut, menurutnya, cenderung menuai kritik dan tidak mendapat simpati publik.

“Tindakan sebagai wujud penyampaian aspirasi ini sebetulnya telah dijamin oleh Undang-Undang. Namun sangat disayangkan, masih ada saja oknum yang memanfaatkan hal ini guna membuatnya semakin keruh,” ujar M. Irwan.

Ia menegaskan bahwa oknum-oknum yang memicu kericuhan harus ditindak tegas. Perusakan fasilitas publik hingga potensi jatuhnya korban akibat bentrokan dengan aparat keamanan merupakan risiko yang harus dicegah.

“Bukan hanya fasilitas publik yang di rusak, namun lebih parah lagi akan ada korban jiwa akibat bentrok dengan aparat keamanan,” tegasnya.

Menurut Irwan, tidak bijak menyalahkan satu pihak secara sepihak. Mahasiswa dan pelajar hanya ingin menyampaikan aspirasi, sementara aparat bertugas mengawal jalannya aksi agar tetap tertib.

Namun ia mengingatkan adanya kemungkinan pihak ketiga, seperti oknum penyusup atau kelompok anarko, yang memprovokasi dan memecah belah kedua belah pihak. Kelompok inilah yang kerap bertindak beringas dan merusak fasilitas sehingga meninggalkan situasi panas bagi mahasiswa maupun aparat.

Ia menekankan pentingnya cara berpikir yang jernih dalam menyampaikan pendapat. Esensi penyampaian suara dapat dilakukan secara arif, kreatif, dan tertib tanpa konflik, terutama terkait isu pelanggaran HAM, RUU, dan RKUHP yang hingga kini masih menjadi polemik. Menurutnya, masih banyak hal penting lain yang layak diperhatikan.

Menutup pernyataannya, Irwan berkata, “Padahal ada banyak hal yang lebih penting untuk di perhatikan.”**

Red Irwan



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Posting Terkait

Jangan Lewatkan