Mengawal Nuklir Indonesia Menuju Masa Depan Energi (Oleh: Arie Widowati)

(dari paparan Dr. Ir. Khoirul Huda, M,Eng. IPU pada Seminar HUT HIMNI ke-31)

Oleh: Arie Widowati

Webinar tentang nuklir sering dibayangkan sebagai forum teknis yang berat dan penuh istilah rumit. Namun suasana berbeda terasa dalam sebuah webinar yang menghadirkan Dr. Ir. Khoirul Huda, M.Eng., IPU sebagai pembicara. Dengan gaya santai namun penuh makna, narasumber yang menjabat sebagai Ketua Badan Keahlian Teknik Nuklir (BKTN) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyampaikan paparannya, sehingga menjadi ruang dialog yang hangat bagi masyarakat awam untuk memahami nuklir secara lebih dekat, jernih, dan realistis.

Webinar ini termasuk dalam rangkaian kegiatan Seminar HIMNI – HUT XXXI dan MUNAS I yang digelar di Jakarta, 25 April 2026. Sejak awal acara, antusiasme peserta yang hadir secara daring dan luring terasa kuat. Kolom chat aktif, pertanyaan mengalir, dan rasa ingin tahu tampak begitu besar. Momen ini menjadi bukti bahwa topik nuklir semakin menarik perhatian publik Indonesia.

Nuklir, Topik Hangat yang Tak Bisa Diabaikan
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah bahwa nuklir kini menjadi topik yang semakin hangat di Indonesia. Banyak kalangan tidak ingin ketinggalan membahasnya. Ini bukan tanpa alasan. Indonesia sedang berada di persimpangan penting: kebutuhan energi terus meningkat, sementara tantangan perubahan iklim semakin nyata.

Menurut pemaparan dalam webinar, program PLTN memberi peluang bagi Indonesia untuk “naik kelas” dan bergabung dengan negara-negara yang telah memanfaatkan energi nuklir.

Namun, peluang besar selalu datang bersama tantangan besar. Perbedaan pandangan antar pemangku kepentingan dan kepercayaan publik yang belum sepenuhnya terbentuk menjadi dua hal yang perlu dikelola dengan hati-hati.

Momen ini terasa sangat hidup ketika pembicara mengingatkan agar kita tidak terbawa euforia. Antusiasme memang penting, tetapi perencanaan yang matang jauh lebih penting.

Jangan Sekadar “Pecah Telur”
Salah satu analogi paling menarik dalam webinar adalah tentang telur. Dalam konteks pembangunan PLTN, pembicara menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh sekadar ingin menjadi negara yang “punya dulu”. Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa PLTN yang dibangun benar-benar aman, bermanfaat, dan membanggakan.

Pesan ini mengundang banyak reaksi peserta. Banyak yang menuliskan di chat bahwa analogi tersebut mudah dipahami. Intinya sederhana: pembangunan PLTN adalah keputusan jangka panjang. Jika gagal di awal, kepercayaan publik bisa hilang dan peluang masa depan bisa tertutup.

Tiga Pilar Pengawalan Program Nuklir
Agar program nuklir berjalan dengan baik, ada tiga aspek penting yang harus dikawal bersama:

1. Aspek Teknologi
Peserta diajak memahami bahwa pemilihan teknologi PLTN tidak bisa sembarangan. Ada pilihan antara reaktor besar dan SMR (Small Modular Reactor). Reaktor besar lebih ekonomis dan sudah terbukti operasional, sementara SMR cocok untuk pulau kecil atau daerah terpencil dengan jaringan listrik terbatas.

Selain itu, dijelaskan bahwa pembangunan PLTN pertama tidak harus menunggu adanya tambang uranium dalam negeri. Hal ini membuat banyak peserta merasa lebih optimis karena hambatan awal ternyata tidak sebesar yang dibayangkan.

2. Aspek Kebijakan dan Regulasi
Pembangunan PLTN bukan sekadar proyek teknis, tetapi juga keputusan politik. Target dan regulasi harus realistis, harmonis, dan dapat diterapkan. Lembaga pengawas memiliki peran penting untuk memastikan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan.

Momen ini memunculkan diskusi menarik tentang pentingnya koordinasi antar lembaga. Peserta menyadari bahwa nuklir bukan hanya urusan ilmuwan, tetapi juga kebijakan negara.

3. Aspek Penerimaan Publik
Inilah bagian yang paling dekat dengan masyarakat. Kepercayaan publik tidak bisa dibangun secara instan. Diperlukan edukasi, transparansi, komunikasi empatik, serta keterlibatan masyarakat sejak awal.

Peserta terlihat sangat antusias saat membahas bagaimana persepsi nuklir sering dikaitkan dengan bom atau risiko besar. Webinar ini membantu meluruskan persepsi tersebut melalui dialog terbuka.

Peran Penting HIMNI dan Generasi Muda
Webinar juga menyoroti peran organisasi profesi nuklir dalam mengawal program ini. Edukasi publik, advokasi teknis, hingga menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dari perjalanan menuju energi nuklir di Indonesia.

Momen menarik muncul ketika dibahas tentang “nuclear youth ambassador”. Gagasan ini mendapat sambutan positif dari peserta muda yang hadir. Mereka melihat peluang untuk ikut berperan dalam menyebarkan pemahaman tentang nuklir secara lebih kreatif melalui media sosial, video pendek, podcast, hingga infografis.

Nuklir dan Masa Depan Indonesia
Menjelang akhir sesi, suasana webinar terasa reflektif. Peserta tidak lagi melihat nuklir sebagai topik yang menakutkan, melainkan sebagai bagian dari masa depan energi Indonesia. Tentu masih banyak pekerjaan rumah, tetapi langkah awal telah dimulai: membuka ruang dialog.

Webinar ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat mengubah persepsi. Ketika informasi disampaikan dengan bahasa sederhana dan empati, topik yang kompleks pun bisa dipahami masyarakat luas.

Dan mungkin inilah pesan terbesar dari acara tersebut, bahwa nuklir bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang kepercayaan, kolaborasi, dan masa depan bersama.

“Jangan sekadar memecahkan telur—pastikan telur itu menetas.”

NuklirUntukMasaDepan #EnergiBersih #LiterasiNuklir #IndonesiaNaikKelas

(Sumber: mediapatriot.co.id)

IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id