Ketika Langit Sumut Mengamuk: Robohnya 12 Menara Listrik dan Malam Panjang Jutaan Warga dalam Gelap

Jum’at | 5 Juni 2026 | Pukul | 13:40 | WIB.

Mediapatriot.co.id | Medan | Sumatera Utara | Berita Terkini – Malam yang seharusnya menjadi waktu istirahat bagi masyarakat Sumatera Utara berubah menjadi malam penuh kecemasan.

Hujan deras yang disertai angin kencang pada Kamis malam (4/6/2026) bukan hanya menghadirkan cuaca ekstrem, tetapi juga meninggalkan jejak kerusakan serius pada infrastruktur kelistrikan strategis yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat.

Dalam hitungan menit, sejumlah wilayah di Sumatera Utara mendadak terperosok ke dalam kegelapan akibat gangguan besar pada jaringan transmisi listrik.

Aktivitas masyarakat terganggu, roda ekonomi sempat melambat, dan berbagai layanan yang bergantung pada pasokan listrik ikut terdampak.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu gangguan sistem kelistrikan paling signifikan yang terjadi di Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir.

Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra, menjelaskan bahwa pemadaman listrik massal dipicu oleh kerusakan serius pada sejumlah menara transmisi akibat terjangan cuaca ekstrem.

“PT PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan menyusul kerusakan 12 tower transmisi akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) pukul 20.03 WIB di Sumatera Utara,” ujar Darma dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Infrastruktur Strategis Tak Mampu Menahan Amukan Alam

Berdasarkan data yang disampaikan PLN, kerusakan terjadi pada dua jalur transmisi utama yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di Sumatera Utara.

Pada jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Galang–Simangkuk, tiga tower transmisi yakni T18, T19, dan T20 dilaporkan roboh.

Sementara tower T17 dan T21 mengalami kerusakan berupa bengkok akibat tekanan angin yang sangat kuat.

Tidak hanya itu, kerusakan juga terjadi pada jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan. Enam tower sekaligus, yakni T77 hingga T82, roboh secara beruntun.

Sedangkan tower T76 mengalami deformasi atau bengkok yang berpotensi mengganggu stabilitas jaringan.

Fenomena robohnya sejumlah tower transmisi dalam satu waktu menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan alam yang menerjang wilayah Sumatera Utara malam itu.

Para pengamat infrastruktur menilai bahwa kerusakan pada jaringan transmisi tegangan tinggi bukanlah persoalan sederhana.

Selain membutuhkan proses pemulihan yang kompleks, gangguan pada jaringan transmisi juga dapat memengaruhi kestabilan sistem kelistrikan regional secara luas.

Kota Medan dan Sejumlah Daerah Sempat Lumpuh

Dampak dari robohnya tower-tower transmisi tersebut langsung dirasakan masyarakat.

Kota Medan bersama sejumlah kabupaten dan kota lainnya mengalami pemadaman listrik secara serentak.

Di berbagai kawasan, lampu-lampu rumah padam mendadak.

Sejumlah pusat usaha, fasilitas publik, hingga aktivitas masyarakat yang bergantung pada listrik ikut terganggu.

Meski demikian, PLN bergerak cepat melakukan berbagai langkah darurat guna mencegah dampak yang lebih luas.

Melalui skema manuver sistem dan pengaturan jaringan, pasokan listrik secara bertahap berhasil dipulihkan.

“Melalui manuver sistem dan upaya pemulihan yang dilakukan secara intensif, pasokan listrik berhasil dinormalkan kembali pada pukul 02.38 WIB,” kata Darma.

Keberhasilan pemulihan dalam waktu relatif singkat tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan personel PLN dalam menghadapi kondisi darurat yang berpotensi mengganggu sistem kelistrikan skala besar.

Perlombaan Melawan Waktu di Tengah Kondisi Darurat

Meski pasokan listrik telah kembali normal, pekerjaan besar masih menanti. Kerusakan fisik pada menara transmisi membutuhkan penanganan teknis yang tidak sederhana.

Saat ini PLN mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mempercepat proses pemulihan jaringan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan Tower Emergency (TE) sebagai solusi sementara agar aliran listrik tetap dapat dijaga selama proses pembangunan kembali tower permanen berlangsung.

“Saat ini PLN mengerahkan seluruh personel dan peralatan untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pemasangan Tower Emergency (TE), guna mempercepat pemulihan jaringan transmisi yang terdampak,” jelas Darma.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mitigasi agar masyarakat tidak kembali mengalami pemadaman dalam skala besar selama proses rehabilitasi jaringan berlangsung.

Cuaca Ekstrem Jadi Peringatan Serius

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang kini bukan lagi fenomena yang jarang terjadi.

Badan meteorologi dalam beberapa tahun terakhir terus mengingatkan bahwa cuaca ekstrem berpotensi meningkat akibat dinamika iklim global.

Kondisi tersebut menuntut berbagai sektor, termasuk sektor energi dan kelistrikan, untuk terus memperkuat ketahanan infrastrukturnya.

Bagi masyarakat, kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan pendukung, melainkan fondasi utama bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga komunikasi modern.

Ketika menara-menara baja yang menjulang tinggi itu tumbang diterjang badai, masyarakat baru menyadari betapa pentingnya jaringan transmisi yang selama ini bekerja tanpa banyak terlihat.

Menjaga Cahaya Tetap Menyala

Di balik pulihnya pasokan listrik pada dini hari, terdapat kerja keras ratusan petugas yang berjibaku di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Mereka bekerja dalam perlombaan melawan waktu untuk memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses energi yang menjadi kebutuhan dasar kehidupan modern.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak menggunakan listrik selama masa pemulihan jaringan serta memahami kemungkinan adanya manajemen beban di beberapa wilayah guna menjaga keandalan sistem.

Di tengah gelap yang sempat menyelimuti Sumatera Utara, ada satu pelajaran penting yang tersisa:

bahwa ketahanan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh kekuatan alamnya, tetapi juga oleh kesiapan manusia dan infrastrukturnya dalam menghadapi setiap ujian yang datang tanpa diduga.(RML)

Reporter: Redaksi Mediapatriot.co.id
Editor: Tim Redaksi

(Sumber: mediapatriot.co.id)

BACA JUGA: Kerjasama Media di EKATALOG INAPROC LKPP untuk DISKOMINFO dan SKPD Lainnya


Informasi Iklan / Advertorial Klik
mediapatriot.co.id@gmail.com
atau Hubungi WhatsApp kami
08999208174


IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id