Mediapatriot.co.id Jakarta 10 Juni 2026
Rangga kusuma ( Juru bicara muda PKS) : Pada saat sesi terpisah dengan awak media ketika ditanyakan soal penilaian PKS terhadap hasil Lembaga Survey Adidaya Institut mengatakan bahwa PKS sejak diawal mengatakan Demokrasi yang ada di bawah seperti ibu rumah tangga, Buruh dan seterusnya menilai apresiasi kinerja pemerintah masih tinggi sesuai hasil survey Adidaya Institut walau dengan adanya beberapa catatan untuk data pemerintah yang perlu diperbaiki kedepannya nanti sesuai hasil survey itu sendiri.
Perspektif PKS soal Penegakan Hukum : PKS ketika masuk pemerintahan, ujar beliau ke awak media sejak awal Presiden PKS mengatakan kita masuk menjadi pemerintahan punya tanggung jawab bukan sekedar menjadi penonton tetapi memberikan peran yang signifikan di pemerintahan dan menekankan bahwa Koalisi kita menjadi Koalisi yang kritis konsumtif dan solutif dengan anggota dewan didalamnya menyatakan dan mengawal serta menjaga program pemerintahan yang punya niat baik termasuk MBG yang punya niat baik dalam implementasinya nya agar berjalan baik seperti keamanan pangannya, Hiegienitas dan seterusnya termasuk aspek Penegakkan hukum terus menjaga kebebasan sipil Di Ruang Demokrasi termasuk kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Adi yunus.
Soal MBG :
Sejak Presiden di awal di lantik menyatakan akan melakukan pemberantasan korupsi Dan momentum MBG ini adalah awal dari Komitmen Presiden Prabowi dalam pengentasan memberantas korupsi, MBG ini adalah program awal menjadi program Prioritas Prabowo sejak dianggarkan yang sejak awal menggelontorkan dana ratusan Trilyun rupiah sehingga Institusi hukum lainnya seperti kepolisian dan kejaksaan perlu dilibatkan dan berkonsolidasi dalam pengawasan program Prioritas Prabowo ini sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya dan dapat melakukan proses penindakan hukum jika terjadi penyimpangan
Soal Bagaimana Kinerja pemerintah soal kenaikan mata uang Dolar terhadap rupiah :
Pemerintah wajib Tebuka mendengar kritik menerima masukan terutama dari para pakar pakar akademisi itu menjadi bahan evaluasi dan data real lapangan analisis yang tajam bagi perbaikan kedepan karna dampak dari krisis ini adalah masyarakat bawah dan dimana pemerintah wajib memastikan aspek aspek kebutuhan pokok masyarakat itu terjamin termasuk harga BBM yang sekarang sudah mulai naik, bahan baku, bahan pokok dsb dipertahankan termasuk Pertalite yang masih di subsidi harga rp 10.000,ujar beliau menutup sesi wawancara ke beberapa awak media yang hadir saat itu.
Kontributor : ( Indra Permana )
