Kota Bekasi, MPN
Momentum perayaan Hari Lebaran Yatim yang biasa jatuh pada 10 Muharram diperingati Gerakan Peduli Anak Yatim (G-PAY) Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dengan menggelar Gwma Muharram 1448, Minggu (28/6). Kegiatan ini dilaksanakan secara khidmat di halaman Mushalla Al Fadillah Cikiwul ini dirangkai dengan pemberian santunan untuk 292 anak yatim.
Selain santunan, seluruh anak yatim juga mendapatkan bingkisan berupa paket Sembako untuk meringankan beban hidup mereka sehari-hari. Bantuan ini merupakan hasil penggalangan donasi dari sejumlah stakeholder seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna serta para pengurus RT dan RW yang ada di wilayah Kelurahan Cikiwul.
Bukan hanya kegiatan santunan, kegiatan ini juga dirangkai dengan ceramah keagamaan yang disampaikan KH Muhidir Hasby atau populer disapa Kyai Sebret. Sementara, nampak hadir Lurah Cikiwul Acep Supriyadi, para pengurus LPM Cikiwul dan segenap keluarga besar Karang Taruna Kelurahan Cikiwul beserta para pengurus RT dan RW setempat.
Perayaan Lebaran Anak Yatim diperingati rutin oleh kalangan masyarakat Cikiwul secara beegilir di tiap lingkungan RW. Untuk tahun, perayaan dipusatkan di lingkungan RW 03 Cikiwul.
Adanya kegiatan ini mendapat tanggapan positif Wakil Ketua LPM Cikiwul Samit Supriyatna. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti tingginya rasa gotong royong masyarakat dalam membantu meringankan beban kalangan tidak mampu, termasuk para anak yatim.
Samit menyebut aksi berbagi melalui santunan untuk anak yatim tidak hanya dilaksanakan pada Lebaran Anak Yatim, tapi juga dilakukan tiap bulan secara rutin melalui pengelola rumah-rumah Yatim yang ada di tiap RW. “Untuk puncak perayaan memang ada di RW 03, tapi selain itu santunan juga diberikan kepada anak yatim tiap bulan sekali oleh para pengelola rumah yatim yang ada di tiap RW, termasuk di RW 03 Cikiwul yang sudah memiliki G-PAY Pepaya atau Pemuda Pecinta Anak Yatim,” ujar Samit juga merupakan Penasihat Pepaya 03 Cikiwul.
Samit bersyukur dengan tingginya rasa empati masyarakat Cikiwul yang selalu peduli dengan anak yatim. “Alhamdulillah masyarakat Cikiwul tetap guyup dan rela menyisihkan rejeki untuk berbagi keberkahan dengan anak-anak yatim melalui celengan donasi dari masyarakat,” pungkasnya. (Mul)


