Ternate, mediapatriot.co.id – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Maluku Utara, mulai Rabu (15/10/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi daerah di kawasan timur Indonesia.
Untuk menyukseskan agenda kenegaraan tersebut, sebanyak 3.000 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Ngara Lamo, Ternate, Selasa (14/10/2025), dipimpin oleh Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin didampingi Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M. Napiun.
Brigjen Enoh dalam arahannya menegaskan pentingnya profesionalisme dan sikap humanis dalam menjalankan tugas pengamanan.
“Dalam pengamanan ini kita harus bersikap humanis, ramah, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Kita ingin kunjungan Wapres berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi semua,” ujarnya.
Wapres Gibran dijadwalkan meninjau sejumlah program strategis nasional, di antaranya:
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Pulau Morotai
Pasar Rakyat Jailolo di Halmahera Barat
Sekolah Rakyat di Kota Ternate
serta kegiatan masyarakat di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan
Adapun kunjungan ke Kabupaten Halmahera Timur, yang semula direncanakan untuk meninjau proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Akedaga dan Bendungan Dakaino, Kecamatan Wasile Timur, ditunda untuk waktu mendatang.
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsudin Abdulkadir, menyampaikan bahwa kunjungan Wapres menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di wilayah Maluku Utara.
“Kita berharap masyarakat menyambut dengan baik kehadiran Pak Wapres. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan program pembangunan berjalan dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain memperkuat koordinasi pembangunan antarwilayah, kunjungan Wapres Gibran juga diharapkan dapat menjadi pendorong semangat investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran beliau diharapkan membuka peluang baru bagi Maluku Utara sebagai poros ekonomi dan pariwisata unggulan di kawasan timur Indonesia.



